Hari Peringatan Pembantaian Nanjing

13 Desember, Minggu

Hari Peringatan Pembantaian Nanjing
© ShutterStock
Hari Peringatan Korban Pembantaian Nanking diperingati setiap tahun pada tanggal 13 Desember di Tiongkok. Hari libur ini didedikasikan untuk mengenang warga sipil dan tahanan perang yang meninggal selama pembantaian dan kekejaman yang dilakukan oleh tentara Jepang di kota Nanking dari Desember 1937 hingga Januari 1938. Hari ini berfungsi sebagai hari berkabung dan pengingat akan peristiwa tragis Perang Dunia II di wilayah tersebut.

Latar Belakang Sejarah
Pada Desember 1937, pasukan Jepang merebut Nanking, yang saat itu merupakan ibu kota Tiongkok. Selama enam minggu, ratusan ribu warga tewas, perempuan menjadi korban kekerasan, dan properti hancur. Peristiwa ini dikenal dalam sejarah sebagai Pembantaian Nanking.
Setelah Perang Dunia II berakhir, Tiongkok menggelar pengadilan bagi para pelaku, dan pada tahun 1985 ditetapkan Hari Peringatan Korban Pembantaian Nanking.

Tradisi dan Kegiatan
Hari peringatan ini diperingati dengan kegiatan berkabung di seluruh negeri:
– meletakkan bunga dan karangan bunga di memorial dan monumen bagi para korban ;
– upacara resmi dengan partisipasi pejabat pemerintah ;
– kegiatan edukatif di sekolah dan universitas, kuliah, dan pameran yang membahas pembantaian ;
– hening cipta untuk mengenang yang meninggal ;
– pemutaran dokumenter dan publikasi untuk menjaga ingatan sejarah.

Makna Hari Libur
Hari Peringatan Korban Pembantaian Nanking mengingatkan akan pentingnya perdamaian, menghormati hak asasi manusia, dan pencegahan kejahatan perang. Hari ini memperkuat ingatan sejarah, menumbuhkan rasa tanggung jawab pada generasi baru, dan mengekspresikan solidaritas dengan korban tragedi.
Hari Peringatan Pembantaian Nanjing – hari tersisa: 276. Buat Hitung Mundur ke Acara

Hari Peringatan Pembantaian Nanjing di tahun-tahun lainnya

Situs ini menggunakan cookies. Dengan terus menggunakan situs web ini, Anda setuju dengan kebijakan kami terkait penggunaan cookie.