Hari Kemerdekaan
18 Nopember, Rabu
Makna historis hari libur
Hari libur ini terkait dengan peristiwa pertengahan abad ke-20. Pada tahun 1953, Raja Mohammed V diasingkan karena mendukung gerakan nasional, yang menjadi titik ketegangan antara rakyat Maroko dan pemerintah kolonial. Perlawanan rakyat meningkat, dan pada tahun 1955 raja kembali ke negara tersebut, yang menjadi langkah penting menuju pemulihan kemerdekaan. Pada 2 Maret 1956, Maroko resmi menjadi negara berdaulat, dan 18 November ditetapkan sebagai tanggal simbolis untuk perayaan tahunan.
Bagaimana Hari Kemerdekaan dirayakan di Maroko
Pada hari ini, berbagai perayaan berlangsung di kota-kota dan desa-desa di seluruh negeri, termasuk:
* upacara resmi negara dengan partisipasi raja dan pemerintah
* perayaan rakyat di alun-alun dan jalan-jalan
* program budaya yang menampilkan tarian dan musik tradisional
* pameran sejarah dan kegiatan edukatif
* parade sekolah yang meriah
* dekorasi kota dengan bendera dan simbol nasional
Tradisi dan simbolisme
Bagi Maroko, hari libur ini memiliki makna yang mendalam. Hari ini menekankan nilai kebebasan, patriotisme, dan kohesi nasional. Warna merah dan hijau pada bendera Maroko menjadi elemen sentral dekorasi, dan potret raja sering dipajang di tempat umum.
Peran hari libur dalam kehidupan modern rakyat Maroko
Saat ini, Hari Kemerdekaan tetap menjadi peristiwa penting yang menyatukan rakyat Maroko tanpa memandang wilayah atau status sosial. Ini adalah waktu untuk mengekspresikan rasa hormat terhadap sejarah negara, kebanggaan atas pencapaiannya, dan aspirasi untuk pengembangan serta stabilitas di masa depan.
Hari Kemerdekaan di tahun-tahun lainnya
- 2021 18 Nopember, Kamis
- 2022 18 Nopember, Jumat
- 2023 18 Nopember, Sabtu
- 2024 18 Nopember, Senin
- 2025 18 Nopember, Selasa
- 2027 18 Nopember, Kamis