Hari Kelereng Sedunia

18 April, Jumat

Hari Kelereng Sedunia
© ShutterStock
Hari Marmer Sedunia adalah perayaan yang didedikasikan untuk permainan marmer (bola kecil), yang dulunya sangat populer di kalangan anak-anak dan orang dewasa di seluruh dunia. Hari ini dirayakan setiap tahun pada 18 April dan bertujuan untuk mengingatkan pentingnya melestarikan permainan tradisional, serta mendorong popularitasnya di kalangan generasi baru.

Apa itu marmer?
Marmer adalah bola kecil dari kaca yang digunakan dalam berbagai permainan. Permainan dengan marmer memiliki sejarah panjang dan dikenal dalam berbagai budaya sepanjang sejarah. Pada umumnya, marmer digunakan dalam permainan anak-anak, di mana anak-anak berusaha untuk mengeluarkan marmer lawan dari suatu area tertentu atau dengan cara-cara menyenangkan lainnya. Permainan ini membantu mengembangkan koordinasi, ketepatan, dan strategi.

Sejarah permainan marmer
Permainan marmer memiliki akar yang sangat tua. Permainan ini sudah dikenal sejak zaman kuno — misalnya di Mesir Kuno dan Yunani Kuno. Selama berbagai periode sejarah, marmer dibuat dari berbagai bahan, seperti tanah liat, batu, dan kayu, namun versi modern permainan ini dengan menggunakan bola kaca menjadi populer pada abad ke-19, ketika kaca menjadi lebih mudah didapatkan.

Permainan marmer sangat populer di masa kecil, di jalanan dan halaman, tetapi dengan perkembangan teknologi baru dan mainan lainnya, minat terhadap permainan ini sedikit berkurang.

Bagaimana Hari Marmer Sedunia dirayakan?
Hari Marmer Sedunia lebih merupakan perayaan tidak resmi, namun pada hari ini, para penggemar permainan ini dan sejarawan dapat mengadakan berbagai acara yang bertujuan untuk melestarikan tradisi. Berikut adalah beberapa cara untuk merayakan hari ini:
- Turnamen marmer: Mengadakan turnamen marmer dengan teman-teman atau keluarga. Ini adalah kegiatan yang menyenangkan dan interaktif yang dapat menyatukan orang-orang dari berbagai usia.
- Kelas dan lokakarya: Di beberapa tempat, lokakarya untuk anak-anak dapat diadakan untuk mengenalkan mereka pada sejarah permainan ini dan mengajari mereka cara bermain marmer.
- Pameran dan kegiatan: Museum atau institusi budaya dapat mengadakan pameran yang didedikasikan untuk marmer dan makna historisnya dalam budaya berbagai negara.
- Menghidupkan kembali tradisi: Orang-orang dapat menghabiskan hari di luar ruangan bermain marmer, meneruskan tradisi ini kepada anak-anak atau cucu mereka.

Populerisasi permainan
Dalam beberapa tahun terakhir, dengan meningkatnya minat terhadap permainan papan dan permainan tradisional, marmer kembali mendapatkan popularitas di kalangan anak-anak dan orang dewasa. Banyak orang melihat permainan ini tidak hanya sebagai cara untuk bersenang-senang, tetapi juga sebagai kesempatan untuk mengembangkan pemikiran taktis, serta menikmati waktu bersama orang lain di luar ruangan.

Mengapa merayakan hari ini?
Hari Marmer Sedunia mengingatkan kita akan pentingnya melestarikan dan meneruskan permainan tradisional kepada generasi mendatang. Ini juga kesempatan untuk mengingatkan bagaimana mainan dan permainan sederhana dapat membantu mengembangkan keterampilan penting, seperti koordinasi, perhatian, dan pemikiran strategis.

Selain itu, hari ini dapat menjadi kesempatan yang baik untuk menghabiskan waktu dengan teman-teman dan keluarga, jauh dari hiburan digital, dan kembali ke permainan sederhana yang menyenangkan di luar ruangan.
Hari Kelereng Sedunia – hari tersisa: 12. Buat Hitung Mundur ke Acara

Hari Kelereng Sedunia di tahun-tahun lainnya

Hari Kelereng Sedunia di negara lain

Situs ini menggunakan cookies. Dengan terus menggunakan situs web ini, Anda setuju dengan kebijakan kami terkait penggunaan cookie.