Hari Pemikiran Bebas

12 Oktober, Minggu

Hari Pemikiran Bebas
© ShutterStock
Hari Pemikiran Bebas diperingati setiap tahun pada 12 Oktober dan didedikasikan untuk mengenang peristiwa yang menjadi titik balik dalam sejarah pengadilan penyihir di Salem. Pada hari itu pada tahun 1692, Gubernur Massachusetts, William Phips, mengirim surat kepada Dewan Kerajaan Inggris yang menyatakan keprihatinannya atas penggunaan "bukti spektral" — kesaksian berdasarkan klaim melihat roh — yang menyebabkan penghentian pengadilan.

Tujuan utama perayaan

* Mendukung kebebasan berpikir dan pemikiran kritis: mendorong pendekatan yang didasarkan pada akal sehat dan bukti, bukan dogma atau tradisi.
* Memajukan sekularisme: memisahkan agama dari urusan pemerintahan dan menjamin kebebasan beragama.
* Menghormati tokoh-tokoh sejarah: mengakui kontribusi individu yang mendorong pemikiran rasional dan sains.

Acara dan tradisi

* Pembacaan publik: termasuk pembacaan surat Gubernur Phips, yang melambangkan awal dari akhir pengadilan Salem.
* Program edukasi: kuliah, seminar, dan pameran yang didedikasikan untuk sejarah pemikiran bebas dan rasionalisme.
* Acara budaya: konser, pertunjukan teater, dan pameran seni yang mencerminkan tema kebebasan dan akal.
* Kampanye dan demonstrasi: penyelenggaraan kegiatan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pemikiran bebas dalam masyarakat modern.

Makna bagi masyarakat
Hari Pemikiran Bebas mengingatkan pentingnya pendekatan kritis terhadap informasi, perlunya melindungi hak dan kebebasan individu, serta nilai konteks sejarah dalam pembentukan nilai-nilai modern.
Hari Pemikiran Bebas – hari tersisa: 316. Buat Hitung Mundur ke Acara

Hari Pemikiran Bebas di tahun-tahun lainnya

Situs ini menggunakan cookies. Dengan terus menggunakan situs web ini, Anda setuju dengan kebijakan kami terkait penggunaan cookie.