Tahun Baru Theravada
13 - 14 April, Minggu – Senin

Apa itu Theravada?
Theravada adalah salah satu sekolah Buddha tertua, yang mengikuti ajaran Buddha sebagaimana tercatat dalam Canon Pali. Tradisi ini tersebar di negara-negara seperti Thailand, Sri Lanka, Myanmar, Laos, Kamboja, dan Vietnam. Tahun Baru di negara-negara ini tidak selalu jatuh pada tanggal yang sama karena didasarkan pada kalender lunar, tetapi umumnya jatuh pada bulan April.
Kapan Tahun Baru Theravada dirayakan?
Tanggal perayaan Tahun Baru Theravada bervariasi tergantung negara, tetapi biasanya jatuh pada pertengahan April. Hal ini karena bagi umat Buddha, awal tahun baru terkait dengan perayaan musim panen dan persiapan untuk siklus baru di alam.
Tradisi dan Kebiasaan
Tahun Baru Theravada adalah waktu untuk pemurnian spiritual, perbaikan diri, dan keharmonisan dengan alam. Berikut beberapa tradisi dan kebiasaan utama yang terkait dengan perayaan ini:
1. Pemurnian dengan air: Di berbagai negara tempat Tahun Baru Theravada dirayakan, biasanya dilakukan upacara pencucian, di mana orang-orang membersihkan patung Buddha dan juga saling membersihkan satu sama lain, yang melambangkan pemurnian dari dosa dan awal jalan spiritual yang baru.
2. Mengunjungi kuil: Pada waktu ini, umat Buddha mengunjungi biara dan kuil untuk berdoa, memberikan persembahan, dan berinteraksi dengan para biksu. Ini juga merupakan waktu untuk beramal, di mana orang memberikan makanan dan hadiah kepada orang miskin dan komunitas monastik.
3. Ritual Buddha dan meditasi: Tahun Baru Theravada adalah waktu untuk meditasi yang lebih mendalam dan praktik yang bertujuan untuk mengembangkan sifat-sifat baik dan pertumbuhan spiritual. Banyak umat Buddha pergi ke biara untuk berpartisipasi dalam meditasi yang lebih dalam.
4. Perayaan dan festival publik: Di beberapa negara, perayaan meriah diadakan pada hari ini, termasuk prosesi jalanan, tarian, dan nyanyian. Di Thailand, perayaan sering kali disertai dengan parade berwarna-warni, dan warga lokal berpartisipasi dalam permainan tradisional.
5. Hadiah dan berkat: Pada hari ini juga menjadi kebiasaan untuk saling bertukar hadiah dan menerima berkat dari orang yang lebih tua dan para biksu. Ini melambangkan awal tahun baru dengan niat baik dan dukungan dari orang-orang terdekat.
Tradisi Perayaan di Negara yang Berbeda
1. Thailand – Tahun Baru Theravada di Thailand disebut Songkran. Pada waktu ini, orang-orang secara tradisional menyiramkan air satu sama lain, yang melambangkan pemurnian. Perayaan ini disertai dengan permainan jalanan yang meriah, lagu, tarian, dan kunjungan ke kuil.
2. Sri Lanka – Di Sri Lanka, Tahun Baru Theravada disebut "Avurudhi." Perayaan ini mencakup berbagai ritual seperti menyiapkan makanan khusus, bertukar hadiah, dan mencuci patung Buddha.
3. Myanmar – Di Myanmar, perayaan Tahun Baru Theravada dikenal sebagai Thingyan, yang juga terkait dengan pemurnian air dan meditasi. Pada periode ini, orang-orang menghabiskan waktu di kuil dan biara, serta berpartisipasi dalam prosesi perayaan.
4. Kamboja – Di Kamboja, Tahun Baru Theravada disebut "Chaul Chnam" dan berlangsung selama tiga hari. Selama perayaan ini, orang-orang mengadakan permainan, menampilkan tarian tradisional, dan melakukan ziarah ke kuil.
Makna Budaya dan Spiritual
Tahun Baru Theravada bukan hanya waktu untuk perayaan dan pesta, tetapi juga untuk refleksi spiritual yang mendalam. Perayaan ini membantu umat Buddha untuk membersihkan pikiran dan hati mereka, menciptakan keharmonisan dengan dunia sekitar, dan memperbaharui niat baik untuk tahun yang akan datang. Ini juga merupakan kesempatan untuk mempererat hubungan keluarga dan komunitas, menunjukkan rasa syukur, dan peduli kepada orang lain.
Tahun Baru Theravada adalah momen penting dalam kehidupan umat Buddha, penuh dengan kedalaman spiritual dan tradisi yang melambangkan dimulainya babak baru dalam kehidupan. Perayaan ini menggabungkan ritual agama, kebiasaan rakyat, dan tradisi keluarga, yang membuatnya unik dan bermakna bagi jutaan orang yang mengikuti tradisi Theravada.